|||||||||||||||

|||||||||||||||
Tampilkan postingan dengan label jalan kaki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jalan kaki. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 April 2012

catfish ditangan si pisces
Human interest4/04/2012 1 komentar


diceritakan adalah sebuah persahabatan yang terjalin antara manusia dan ikan, terjadilah peristiwa penting dimana sebuah keterikatan baru dimulai.. saya "jadian" sama 1255 ekor ikan lele sangkuriang yang diperkuat juga oleh sekitar 100 ekoran jenis albinonya/bule. :)) . tersusunlah pula cashflow beserta perangkatnya untuk mengatur keberlangsungan hidup pasangan baru saya ini.

sebagai "simpanan" resmi dan akan sangat serasi jika lokasinya juga ditempatkan di sebuah kaki Gunung, yang sempat terkenal dengan penemuan "pyramid"-nya. maka ditempatkanlah disebuah kolam berukuran 6x12 M. dengan berbagai fasilitas pendukungnya.

sebagai catatan harian kebersamaan kami, dapat dipantau langsung di blog "si lele indonesia"(sileleindonesia.blogspot.com) silahkan menuju ke TKP saja. diharapkan dari hubungan ini dapat tercipta suatu kondisi yang dinamis secara IPOLEKSOSBUDHANKAM :))aman terkendali dan ramai lancar. amien..

Selasa, 31 Januari 2012

Muridku mirip artist
Human interest1/31/2012 4 komentar

inzet : Prisia Nasution |
Pernah dengar atau tahu persis seorang model dan artist FTV bernama Prisia Nasution? yang juga pemeran utama wanita pada film Sang Penari di tahun 2011 yang mengantarkannya sebagai Aktris Terbaik FFI 2011. dia juga bermain dalam serial televisi Laskar Pelangi berperan sebagai Ibu Muslimah. lebih jelasnya googling aja lah..,

Nah, kebetulan saya tengah mendokumentasikan profil Sekolah. Murid saya ini (menurut saya) memiliki kemiripan dengan artis Prisia, entah menurut anda. tapi maaf identitasnya tidak saya jelaskan, untuk menghindari kejaran dari para fansnya Prisia yang asli :) . intermezzo aja, jangan terlalu seriusss.

Rabu, 28 Desember 2011

Dago Pakar Bandung
Human interest12/28/2011 0 komentar

Taman Hutan Juanda seluas kurang lebih 500 hektar yang asri ini berada di kawasan Dago Pakar. menjadi tujuan "jalan kaki" akhir tahun 2011 bersamaan dengan rombongan observasi anak-anak DaarulUlum dan Yasmu dalam rangka satu hari "mengeksplorasi" kawasan ini.
Selain hutan, di sini juga terdapat dua gua yang digunakan oleh tentara Belanda dan jepang peninggalan masa perang kemerdekaan....(to be continue) duty call


Kamis, 15 Desember 2011

inget ngopi inget oldfriend an oldschool
Human interest12/15/2011 6 komentar

" kalau ada kopi di mba Kun, boleh kita menumpang sruput.." tapi ga selalu harus dibangku semen itu sih, jadi dalam kesempatan posting kali ini saya sedang menikmati kopi hitam dan "sesajennya" lalu.. mau tidak mau, suka tidak suka pasti teringat kawan-kawan baik jaman kuliah dahulu , bersama Kibo, EdosKobeJajaEye dan Bono. intensitas "ngopi" bersama mereka cukup tinggi dan sangat "addict". Kibo sesekali saya sambangi ke padepokannya di Kranggan Pondok Gede dan meng"killing" time lagi-lagi suguhannya kopi hitam, Kobe terakhir saya temui di daerah sekitar citraraya Tangerang, sama juga, suguhannya kopi lagi. Jaja kadang-kadang di ujung telepon tapi yg dibahas seringnya soal TUNPUS tapi terakhir ketemu di kendurinya Agung gedibal alhamdulillah "ngopi" bareng juga dipojokan gedung. Eye paling intens sama Yahoo messenger, voice call, masih membanggakan modem haier-nya yg awet itu, dan sambil chat sambil "ngopi" juga kok. terakhir Bono, Ga tau kemana ini orang.. padahal dulu diGriya satria setiap pagi "greetingnya': "geus ngopi dol?". satu lagi saudara sepupu saya Dhendi, ritual menikmati kopinya sungguh seakan-akan sedang merayakan "sesuatu" entah selebrasi apa? dan kualitas suhu kopinya dari mulai dalam keadaan mendidih hingga sedingin suhu ruangan tidak menjadi masalah besar baginya, adalah lebih menjadi masalah besar baginya jika kehadiran cangkir kopi itu menjadi Ghaib.

Begitupun setiap menyambangi Geugeu di Cijati, tawaran "ngopi" lebih didahulukan daripada ngopi nu anyar pesanan Dian Ojo :)) atau suasana mudik bersama bos Bank BJB Dido yang mengemas ritual "ngopi-ngopi aja" menjadi sebuah reuni kecil. 

Itulah yang bisa disampaikan jika ada seseorang yang meminta penjelasan tentang kopi hitam untuk malam ini, jika ingin tahu filosofi kopi bacalah bukunya "Dee", jika ingin tau jenis-jenis kopi dan tetek bengeknya ya googling aja lah ya.. tapi jika ditanya apa yang terlintas dalam pikiran saya? saat ramuan biji kopi pilihan itu menjadi pelipur lara, pelarian dari nestapanya kegetiran yang menimpa dan suatu saat dalam ramuan yang sama, juga bisa dijadikan selebrasi atas sesuatu yang telah diraih, merayakan pertemuan, melengkapi situasi santai dan menjadi bagian pelengkap dari pembicaran segala topik. tiada akhir untuk yg ini, udah "ngopi?" ;)

Minggu, 11 Desember 2011

selamat malam Bulan yang cemerlang diatas Mesjid Agung Garut
Human interest12/11/2011 2 komentar

Malam ini sekitar pukul 22.00 wib, saya mengistirahatkan sejenak segala pekerjaan. lalu keluar kamar mengitari halaman rumah, memeriksa situasinya dan lumayan cukup sepi disini. mungkin orang-orang sudah cukup lelah menikmati akhir pekannya masing-masing dan bersiap untuk kembali pada rutinitas di awal senin pagi esok, termasuk dengan saya.

 berada dirumah orangtua di pusat kota Garut, dari lantai dua didekat tempat menjemur pakaian dirumah kami adalah spot yang terbilang cukup dekat dengan posisi Mesjid Agung Garut. Rumah orangtua kebetulan bertetangga dekat dengan Mesjid ini, malam ini saya perhatikan Mesjid Agung sangat sepi, tidak ada kegiatan apapun, beda dengan hari kemarin berkumandang takbir dan tahmid pada saat peristiwa Gerhana bulan berlangsung.

Meskipun suasana saat ini sepi dan dingin tidak mengurungkan diri  untuk sesaat tertegun memandang keanggunan tekstur bangunan dan ketegasan sesuatu hal yang mewakili kemegahan, artistik, mistis dan eksotismenya. diabadikan dengan kamera under 12 MP settingan manual. dan inilah dua foto yg diatur levellingnya ..mudah-mudahan bisa mengobati kerinduan teman-teman yang sedang berada dimanapun. malam ini bulan bersinar cemerlang, selamat malam!

Kamis, 08 Desember 2011

Di waktu yang bersamaan senja akan berlalu juga
Human interest12/08/2011 6 komentar

Hari ini benar2 terjebak ditengah belantara kota saat senja akan berlalu, saya pun tidak pernah habis pikir akan ketertarikan pada situasi yg selalu terjadi antara sore hari menjelang malam tersebut menguasai sebagian pikiran ....

ada sebuah pengulangan-pengulangan, sebutlah de ja vu atau jangan-jangan secara auto rekaman peristiwa berputar dengan sendirinya dan tidak ada yang mengendalikan. jam pulang dari berbagai aktivitas ini sangat seru, kita semua "tampil" di jalanan dengan berbagai gaya dan identitas yang akan mewakili masing-masing peran dan diantara sebagian para peserta di sesi senja yang akan berlalu ini hadirlah diri saya sebagai orang yang ingin menghentikan waktu di saat-saat ini untuk beberapa detik saja agar bisa mengambil posisi yang pas untuk merelakan senja hari ini berlalu. namun hal itu tidak terjadi, sesuatu di dalam "kenyataan" tidak merelakan fiksi terlalu liar di sore yang sangat indah ini.


Ada suatu keyakinan pada diri saya tentang situasi orang2 pada saat senja akan belalu,pada satu waktu yg bersamaan..ada orang2 yg tengah berbahagia,tertawa,bersedih hati,hancur,bertengkar,terjebak masa lalu,bermimpi tentang masa depan,merayu kekasih,kehabisan uang,mencari perhatian,melakukan kejahatan,dibuai romantisme,tawar menawar cuaca,mengantri di ATM,berbalas pesan di sosialita,terjaring sosial di dunia maya yg penuh tipu daya multimedia,bergelantungan di atas transjakarta,menatap lampu lampu kota,atau menghirup CO2 seperti saya??
Hidup itu indah,biarkan senja tetap berlalu..

Sebuah Mesjid Agung di Kota Garut
Human interest12/08/2011 2 komentar

dok. pribadi
Saya perkenalkan kepada anda semua sebuah spot dari bagian administratif Kabupaten Garut, Hampir disetiap kota di Indonesia sebuah desain unik memiliki keseragaman ciri yang dapat dengan mudah kita kenali. seperti letak posisi strategis di tengah kota yang biasa kita sebut dengan "Alun-alun", jika diperhatikan desain tata ruangnya disekitar Alun-alun akan dikepung dengan bangunan publik dan pemerintahan, seperti: Gedung Pendopo, Lembaga pemasyarakatan dan Mesjid Agung. begitupun yang saya perhatikan di kota Garut, yang menjadi perhatian saya adalah sebuah bangunan megah tempat ibadat Umat Islam yaitu Mesjid Agung Garut,

Masjid agung Garut terletak di Jl. Ahamd Yani Garut sebelah utara Alun-alun Garut. Menempati lahan yang luasnya sekitar 4.480 m2.Mesjid ini menjadi mesjid utama di kabupaten Garut serta menjadi pusat semua kegiatan keagamaan Islam di kota Garut. Dahulunya antara mesjid dan alun-alun dipisahkan oleh jalan Alun-alun Barat. Saat ini jalannya dihilangkan sehingga mesjid menjadi satu dengan alun-alun.

Pembangunan mesjid agung Garut tidak bisa dipisahkan dengan pembangunan kabupaten Garut. Berdasarkan catatan sejarah, pada tanggal 15 September 1813 pertama kali dibangun sarana dan prasarana ibukota yaitu pendopo, kantor asistén residen, mesjid, penjara, dan alun-alun. Tetapi jika melihat nisan kuburan yang terletak di samping mesjid agung, mesjid ini kiranya dibangun pada tahun 1809 atau bahkan sebelumnya. Ada sebuah tradisi pada masa itu bahwa yang disebut kuburan pasti dibuat di dekat mesjid layaknya mesjid-mesjid di Jawa seperti mesjid agung di Demak dan Banten. Persamaannya dapat dilihat dari tiang-tiang yang ada di hadapan mesjid serta di sebelah kiri dan kanan mesjid.

Berdasarkan catatan di sekretariat DKM Mesjid Agung, perubahan signifikan atas mesjid ini terjadi pada tahun 1979 yang merubah bentuk atap, dari berbentuk lancip diganti memakai kubah dan plat beton. Bentuk kubah ini diubah kembali secara menyeluruh pada tanggal 10 November 1994 dan diselesaikan pada tanggal 25 Agustus tahun 1998.

(sumber: wikipedia dan warga kaum disekitar Mesjid Agung Garut )

Rabu, 17 Agustus 2011

tujuh belas agustus tahun empat lima
Human interest8/17/2011 2 komentar

Saya bisa menginjak-nginjak rumput Istana Negara karena jasa ayah saya, Upacara Hari kemerdekaan yang paling bergengsi yang pernah saya alami. bagaimana tidak, sejak pagi buta jalanan sekitar Istana merdeka sudah "disterilkan", penjagaan super ketat, setiap undangan wajib melewati metal detector dan harus duduk sesuai kode undangan, begitu masuk disetiap tempat duduk telah disediakan masing-masing goodybag yg telah terisi dengan berbagai macam cinderamata berlabel Istana Negara. hari itu dua kali saya membawa pulang goodybagnya, upacara penaikan pagi hari dan penurunan sore harinya.

itulah kira-kira yg saya alami beberapa tahun silam, kesempatan itu datang setiap tahunnya tapi seiring waktu tidak seantusias dahulu lagi saya menyambut undangan tersebut, kecuali adik-adik saya. entahlah, mungkinkah sikap skeptis orang-orang yg tempo hari pernah saya temui semakin menambah ketidaktertarikan kembali pada seremonial yg sangat dramatis tersebut.

Gegap gempita suasana Hari kemerdekaan yg setiap tahunnya kita rayakan ternyata selalu mengacu pada sebuah "surat edaran","surat himbauan",etc. agar setiap elemen/lapisan masyarakat menyambut hari kemerdekaan dengan berbagai instruksi dan "ketebelecenya". silahkan cek saja, pada institusi yg paling terdekat disekitar anda.atau jika sangat penasaran, coba cek ke Pak RT/RW..

"Kemerdekaan ialah hak segala bangsa..." setiap senin pagi dari jaman kita sekolah SD sampai SMA paling tidak seringlah kita dengar kalimat itu. lalu terurailah berbagai macam pengertian "merdeka" ditengah-tengah kehidupan kita sehari-hari di negara ini. saya tidak akan membahas atau berbagi mengenai seluk beluk dan arti dari sebuah kemerdekaan, karena saya bukan ahlinya. intrepretasi akan merasuki setiap warga negara yg mendengar kalimat-kalimat tersebut, jadi biarkanlah begitu adanya...

kata "Perjuangan"lah yg paling saya kagumi, sangat lekat dihati saya. semangat yg berkobar-kobar dan kegigihan dalam rangka pantang menyerah seakan-akan mengikis berbagai keputus asaan harapan penghidupan dan berbagai dilema yg terjadi setiap hari di negara ini. mendengar dan menyimak kesederhanaan para pelaku sejarah yg sedikit demi sedikit seakan-akan tersisihkan oleh "kemerdekaan " segelintir orang yg tanpa sedikitpun memiliki andil untuk mendapatkannya,dan teringatlah pada sebuah Quote "bangsa yg besar adalah bangsa yg tidak melupakan sejarah", mereka adalah bagian dari sejarah, hey bangsa yg besar!

Dirgahayu RI ke-66, terimakasih para pejoang,terimakasih para pahlawan...

Hosting Unlimited Indonesia
Recent comment