twitter

sudah punya dropbox? free 2GB.

Kamis, 24 Desember 2015

pasal 31 UU no.11 tahun 2008 (ITE)
rmr. arif12/24/2015 0 komentar

illustrasi oleh bang thoyib,


Rabu, 23 September 2015

kenyataan dalam sosial media versi Ajit Johnson sangat representatif
rmr. arif9/23/2015 0 komentar



ariefmedia.com - Jakarta | Bebas berkepribadian dalam bersosial media adalah sebenarnya agak gila jika ditekuni terlalu serius. kreativitas diasah tajam dan tidak jarang menjadi sebuah manipulasi terpola, tidak sedikit dari awalnya hanya untuk bersenang-senang berakhir menjadi sebuah malapetaka. (sudah banyak kasus)

Sosial media sebenarnya bisa lebih banyak bermanfaat lebih jauh, namun karena batas-batas semakin tak jelas akhirnya apapun jadi serba praktis dalam penggunaannya. privasi pengertiannya menjadi semakin kabur, berubah rubah bentuk dan kecenderungan menjadi populer adalah tujuan utamanya.

Ajit Johnson menggambarkan perubahan pola perilaku pengguna sosial media dalam sebuah karya poster minimalis bertemakan sindiran untuk kita semua. 

(kredit illustration by ajit johnson)

 


Minggu, 20 September 2015

Jenggot #kartun
rmr. arif9/20/2015 0 komentar

Film Little Big Master yang mengharukan, sebagaimana yang banyak terjadi juga di dunia pendidikan Indonesia
rmr. arif9/20/2015 0 komentar



ariefmedia.com - Jakarta | Masih ingat film Laskar Pelangi? ya, Film Little Big Master pun memiliki tema yang sama tentang dunia pendidikan/sekolah. Bagaimana perjuangan orang tua dan seorang Guru (di film ini kepala sekolahnya merangkap sebagai guru juga) yang gigih dan pantang menyerah melawan segala keterbatasan. juga soal MIMPI.

Lui Wai-hung (Miriam Yeung) adalah seorang Kepala Sekolah TK Internasional dengan penghasilan yang tinggi. Namun ia merasa kecewa dengan  sistem pendidikan yang ada, dia berhenti dari pekerjaannya sebagai kepala sekolah. dan berencana untuk pergi berkeliling dunia dengan suaminya Tse-Tung (Louis Koo). Namun, ia melupakan rencana perjalanan tsb ketika dia melihat sebuah laporan berita di televisi dimana TK Yuen Tin, yang terletak di Yuen Long, berada di ambang penutupan dan kondisinya hanya tinggal lima murid saja. dikarenakan kesulitan keuangan, Pihak sekolah pun hanya dapat menggaji HK$ 4.500 untuk mempekerjakan kepala sekolah dan staf. Hati Lui tersentuh untuk kembali mengajar, Lui mengambil pekerjaan tsb dengan harapan dapat membantu ke-lima anak siswa tersebut agar bisa pindah ke sekolah lain.

Dalam perjalanannya sebagai kepala sekolah Lui dipertemukan dengan realita bahwa ke-lima anak ini memiliki masalah keluarga yang berbeda. Ka-ka ayahnya (Philip Keung) lumpuh dalam kecelakaan dan sering diancam oleh pengembang properti dengan penggusuran; Orangtua Mei-chu tewas dalam kecelakaan lalu lintas, dan tinggal dengan bibi Han (Anna Ng), seorang karyawan Restoran, ; Siu-suet tinggal dan hidup hanya dengan ayahnya Tn. Ho (Richard Ng), yang menjual besi tua untuk bertahan hidup; Ayah Kitty dan Jennie's tidak melihat kebutuhan anak-anak untuk sekolah, ketika ongkos bis naik, dia tidak mengizinkan anaknya pergi ke sekolah lagi.

Dihadapkan dengan permasalahan murid-nuridnya, Lui melakukan segalanya untuk membantu mereka, seperti bertindak sebagai sopir relawan agar Kitty dan Jennie bisa sekolah, membantu masalah keluarga Ka-ka, dll. Pada saat yang sama, dia juga harus berurusan dengan administrasi sekolah, sementara juga mengurus pekerjaan kebersihan.

Lui mengingatkan murid-muridnya dan orang tua mereka untuk memiliki mimpi, seperti mimpinya sendiri  untuk menjadi seorang guru yang tidak pernah menyerah. Semangat dan keinginan kuatnya ia tularkan pada orangtua murid. Lui menjadi terkenal karena yang telah ia lakukan untuk TK Yuen tin tsb, hingga seorang temannya ingin memanfaatkan hal tsb untuk tujuan bisnis mendirikan sekolah sekolah dan Lui menjadi iconnya. tawaran penghasilan dan bonus besar tidak membuat Lui tergoda.  Lui dalam keadaan sakit (tumor) tetap berjuang untuk TK Yuen tin.

Bagaimana keharuan demi keharuan yang terjadi di film ini dapat menguras air mata? selain karena permasalahan dari tema film ini memang terjadi dan ada di tengah-tengah kita, juga karena kepolosan anak-anak murid TK Yuen tin ini menggugah perasaan dan sangat menyentuh hati.

Film ini sangat menginspirasi, Lui mengatakan bahwa kualitas mendidik anak-anak bukanlah dilihat dari "perangkat"nya namun dari hati seorang Guru yang tulus.



Kamis, 10 September 2015

kode jalan pintas smartphone android
rmr. arif9/10/2015 0 komentar


Hosting Unlimited Indonesia
Recent comment

.

.

ticket

TIKET ONLINE